Jumat, 12 November 2010

Solusi Cepat Saat USB Flash Dick Macet

Kita sering pake Flash Disk untuk menyimpan file yang kita anggap penting. Makanya, sama halnya dengan handphone, Flash Disk bukan lagi barang asing yang jarang kita temui, hampir setiap orang punya. Namun setiap barang elektronik pasti ada rusaknya, macet atau ngadat, begitu juga dengan Flash Disk.

Kasus yang sering ditemui misalnya saat kita mau safety Flash Disk kita, tapi suka error. Berikut beberapa solusi yang mungkin bisa berguna...

1. Manfaatkan 'Task Manager'

Seringkali ketika akan dilepas dari komputer, terdapat pernyataan USB Flash Drive gak aman buat dicopot. Jika Anda sudah menutup semua program dan USB Flash Drive tetap ngadat tak mau dilepaskan, cobalah memakai aplikasi 'Task Manager'.

Tekan 'Ctrl-Alt-Delete secara bersamaan untuk memunculkan 'Task Manager' di Windows XP. Kemudian klik tab 'Processes'. Setelah itu, periksalah detail proses-proses komputasi yang sedang terjadi. Jika terdapat proses yang kira-kira berasal dari USB Flash Drive, pilihlah proses tersebut kemudian tekan 'end process'. Kemudian, cobalah untuk kembali melepaskan USB Flash Drive.

2. Alternatif Lain

Namun jika dengan cara di atas USB Flash Drive tetap dinyatakan tak aman dilepas, ada 2 pilihan yang bisa diambil yaitu:

* Matikan komputer kemudian cabut USB Flash Drive tersebut.
* Atau Anda bisa menempuh risiko dengan langsung saja mencabut USB Flash Drive. Langkah ini dinilai tak menimbulkan masalah jika USB Flash Drive dicopot saat seluruh programnya telah ditutup. Namun tiada jaminan Flash Drive Anda aman dengan cara ini.

3. Pakai Software 'USB Safely Remove'

Anda juga bisa mencoba versi trial software bernama USB Safely Remove. Software ini gunanya untuk menganalisis penyebab USB Flash Drive tak mau dilepas, kemudian menunjukkan solusinya. Hanya saja jika Anda ingin memiliki software ini secara permanen, Anda harus beli karena tidak gratis.

Troubleshooting Casing & Power Supply

Belajar memahami tentang troubleshooting dari perangkat keras yang telah dipasang dan dirakit menjadi sebuah komputer atau PC memang sudah seharusnya dilakukan, sehingga jika muncul masalah tersebut tidak terlalu bingung mengatasinya. Troubleshooting adalah proses menemukan kesalahan umum yang sering terjadi pada masing-masing perangkat keras yang digunakan pada saat merakit komputer dan mencari penyelesaian atas permasalahan yang terjadi.

Nah, pada kesempatan ini, mencoba menuliskan tentang troubleshooting khusus pada Casing dan Power Supply. Ada beberapa kasus troubleshooting Casing dan Power Supply, diantaranya:

Kasus:
UPS tidak bisa mengatasi tegangan dengan baik.

Solusi:
Kemungkinan UPS yang dimiliki, baterainya dalam kondisi yang lemah. Segera isi ulang baterai tersebut supaya kapasitas dan kekuatannya menjadi penuh kembali. Apabila baterai sudah dalam keadaan penuh, tetapi permasalahan masih terjadi, maka kemungkinan besar permasalahan terletak pada UPS.

Kasus:
Kipas yang ada di power supply tidak bekerja atau mengeluarkan suara yang berisik.

Solusi:
Perlu melepaskan power supply. Sebelum nantinya akan dipasang kembali, bersihkan debu yang menempel pada power supply tersebut dengan menggunakan peralatan yang memang disiapkan untuk membersihkan debu. Dalam kondisi yang bersih, maka power supply tidak akan mengeluarkan suara yang berisik dan akan bekerja dengan baik.

Kasus:
Power supply mengeluarkan suara yang berderit-derit.

Solusi:
Kemungkinan besar permasalahan tersebut terletak pada kipas prosesor. Bersihkan kipas prosesor tersebut. Tetapi apabila setelah dibersihkan masih mengalami kondisi yang sama, maka permasalahan tersebut terletak pada beberapa konrponen elektronik yang ada di sekitar power supply.

Kasus:
Lampu penerangan suram dan kompufer booting ulang.

Solusi:
Kemungkinan tegangan listrik tidak stabil dan memerlukan UPS untuk menangani masalah tersebut. Segera beli UPS untuk menangani masalah tersebut, karena apabila dibiarkan maka PC lama kelamaan akan rusak karena tegangan yang tidak stabil.

Kasus:
Ketika menghidupkan komputer, tidak terjadi apa-apa, tetapi power supply tidak mau hidup.

Solusi:
Pastikan semua komponen terpasang dan terhubung pada power dan mendapatkan daya dari power supply tersebut. Jika kita menggunakan casing komputer dengan power supply yang bertipe ATX, Kita harus mengecek konektor dari switch power ke konektor Power Switch yang ada di motherboard. Sangat sering terjadi, khususnya ketika memasang case compute dengan sistem ATX, konektor yang dipasang keliru dan terbali sehingga menyebabkan PC tidak bisa menyala. Jika konektornya sudah terpasang dengan benar, maka permasalahannya terletak pada power supply yang jelek. Segera ganti power supply tersebut dengan yang baru.

Kasus:
Mode Power Saving atau Standby yang ada di Windows 98 tidak bekerja dengan baik.

Solusi:
Ada beberapa komponen yang menyebabkan permasalahan diatas, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Pastikan fasilitas Power Management sedang aktif. Untuk mengaktifkannya, lakukan langkah-langkah sebagai berikut: Klik Start/Settings/Control panel/klik dua kali icon Power Management untuk memastikan Power schemes dalam kondisi Always on dan aturlah waktu yang diinginkan untuk menampilkan aktivitas power Management pada monitor dan hard disk.

2. Tutup semua aplikasi yang sedang terbuka dan aktif. Ikuti instruksi yang ada pada Clean Boot untuk menutup semua software atau program yang sedang terbuka dan aktif. Begitu software tersebut tertutup, otomatis fasilitas Power Saving/Standby akan muncul.

3. Screen Savers. Non-aktifkan semua screen saver. Screen saver tersebut misalnya 3D Flower Box, 3D Flying Objects, 3D Maze and 3D Text. Apabila screen saver ini sudah hilang maka fitur Power Saving/standby akan muncul.

4. Power Management Aktif/Tidak Aktif pada CMOS. Secara umum, komputer mempunyai kontrol power management dalam BIOS. Cek CMOS komputer untuk memastikan bahwa Power Management aktif pada CMOS. Kalau ternyata ada masalah, maka kemungkinan driver dari APM ada yang rusak atau corrupt.

5. Komponen Hardware dapat menyebabkan mode Power Saving/Standby tidak bekerja dengan Beberapa perangkat keras, misalnya USB dapat menyebabkan mode Power Saving/Standby tidak bisa bekerja dengan baik.

Trobleshooting pada VGA

Bagaimana jadinya, jika tiba-tiba VGA Anda ngadat?Apalagi bagi para Instania yang suka bermain games atau bekerja sebagai designer, yang sangat membutuhkan VGA Card agar tidak terganggu dengan adanya kasus VGA ngadat. Berikut adalah beberapa hal tentang Torubleshooting VGA Card :

Kasus:
Pada waktu menghidupkan komputer, layar monitor gelap dan hitam.

Solusi:
1. Langkah pertama, cek kabel VGA dan pastikan kabel VGA tersebut sudah masuk ke port VGA yang ada di casing komputer.
2. Cek indikator pada monitor, apakah powernya berjalan dengan normal atau tidak.
3. Coba booting ulang.

Kasus:
Gangguan pada VGA Card/Layar Monitor. Masalah seperti tanda-tanda gangguan yang terjadi pada VGA Card di antaranya adalah:
1. Komputer menjadi macet atau hang ketika digunakan untuk bermain game 3D.
2. Tidak dapat digunakan untuk menjalankan permainan tertentu.
3. Windows tidak bisa digunakan dalam mode normal.
4. Ada titik-titik kecil di layar monitor.

Solusi:
1. Cek kabel VGA yang terhubung ke monitor dan ke casing komputer, apakah sudah menancap dengan benar atau belum, kalau belum masukkan kabel tersebut sesuai dengan kaki-kaki yang tersedia.
2. Cek konektor atau pin yang terdapat pada kabel VGA. Kalau ada yang patah atau putus, segera ganti yang baru.
3. Install kembali atau perbaharui driver dari VGA Card yang dipasang. Untuk mendapatkan driver VGA tersebut, bisa dengan men-download dari situs yang menyediakan driver dari VGA itu.
4. Cobalah untuk mendownload versi terbaru versi terakhir software Direct-X dari situs Microsoft.
5. Kunjungi situs-situs yang menangani berbagai permasalahan tentang permainan atau games.
6. Buka casing komputer, cabut VGA card dari slotnya (PC/AGP) dari motherboard, dan pasang kembali. Apabila pada waktu komputer dihidupkan, layar masih hitam dan belum muncul gambarnya, ganti VGA card dengan yang baru, karena dapat dipastikan VGA card ada mengalami kerusakan.

Kasus:
Pesan kesalahan pada layar monitor. Apakah selalu menemui pesan kesalahan ketika memainkan suatu permainan atau games? Apakah VGA atau animasi tidak berjalan dengan normal? Atau layar berkedip secara terus menerus?

Solusi:
1. Klik menu Start >> pilih Help and Support. Di bawah perintah Pick a Help Topic, pilih “Fixing a problem”.
2. Pada kotak sebelah kiri, pilih “Games, sound, and video problems”.
3. Pada kotak sebelah kanan, select “Games and Multimedia Troubleshooter”.
4. Klik pilihan yang menggambarkan permasalahan yang dihadapi kemudian klik Next. Ulangi langkah-langkah tersebut sampai permasalahan bisa terpecahkan. Gunakan tombol Back untuk mengulangi langkah terakhir.

Kasus:
Bagaimana mengetahui tipe dari VGA Card yang dimiliki.

Solusi:
1. Buka MS-DOS prompt. Pada Windows 95/98 dan Windows XP/NT 4.0, Klik menu Start, kemudian pilih Programs, dan klik menu MS-DOS Prompt atau Command Prompt yang tersedia. Pada Windows 3.x atau Windows NT versi sebelum 4.0, klik dua kali Main kemudian klik dua kali icon MS-DOS.
2. Setelah jendela MS-DOS sudah terbuka, ketik: Debug kemudian tekan tombol [Enter].
3. Setelah layar dari perintah debug sudah terbuka dengan indikator kursor yang muncul, maka ketikkan: D C000: 0010 dan kemudian tekan tombol [Enter].
4. Layar yang berisi angka hexadecimal akan muncul dengan format kode ASCII dan informasi yang muncul tersebut juga termasuk dari tipe dari VGA Card yang dimiliki.
5. Ketik: Q kemudian tekan tombol [Enter] untuk keluar dari program Debug.
6. Ketik Exit kemudian tekan tombol [Enter] untuk kembali ke sistem. operasi/Windows.

(Hal lain yang dapat dilakukan membuka casing komputer dan baca nama manufaktur yang tertera pada chipset atau IC yang ada pada VGA Card di motherboard).

Kasus:
Resolusi Layar monitor tidak stabil atau berubah-ubah. Setiap saat login ke Windows XP, resolusi layar monitor kembali ke ukuran besar dan untuk merubafanya ke bentuk normal harus mengubah secara manual. Nah, bagaimana caranya supaya pengaturan terhadap resolusi layar monitor tidak berubah-ubah.

Solusi:
Harus melakukan update terhadap VGA Card yang dimiliki karena kemungkinan besar driver VGA card yang dimiliki banyak file yang hilang atau corrupt. Untuk melakukan update bisa mengunjungi situs dari penyedia driver tersebut dan download versi terbaru. Untuk mengetahui nama manufaktur pembuat VGA card, bisa melakukan cara-vara berikut ini: pada menu Start >> klik Administrative Tools >> kemudian pilih Computer Management. Di bawah kategori System Tools, klik Device Manager. Klik tanda Plus (+) untuk menampilkan pilihan Display Adapter. Dari tampilan ini, Windows akan mencari driver yang sudah ter-update. Adapun cara-caranya adalah sebagai berikut:

1. Ketika Device Manager dan tampilan Display Adapter muncul, klik kanan display adapter.
2. Pada menu kanan tersebut pilih Update Driver.
3. Kotak wizard Hardware Update akan muncul dan memberikan instruksi bagaimana cara untuk melakukan update driver.

Semoga bermanfaat.

Jumat, 05 November 2010

Intel Atom N550

Asus Eee PC 1015N
Hari ini (23/8), secara global Intel memperkenalkan prosesor Atom generasi terbaru. Bertipe N550, otak komputer paling terbaru ini dijamin lebih cepat dibanding pendahulunya. Soalnya, N550 telah memiliki inti ganda alias dual-core. Lajunya mencapai 1.5GHz (L2 cache 512kB) serta mendukung hyper-threading.
Dengan Intel Atom N550 inti ganda, konsumen bisa menikmati akses internet yang lebih responsif, tetap dalam wujud ringkas netbook. Prosesor anyar ini pun memungkinkan dukungan terbaik untuk aplikasi permainan serta teknologi Adobe Flash dalam akses situs multimedia, seperti YouTube dan Hulu. N550 juga kompatibel dengan memori DDR3 yang lebih gegas. Tapi, soal daya tahan baterai, Intel hanya menyatakan N550 sama baiknya dengan tipe N450.
Kehadiran prosesor Atom generasi terbaru langsung disambut oleh para vendor. Sedikitnya dua belas produsen siap merilis netbook berkekuatan Atom N550 inti ganda, termasuk di antaranya Acer, Asus, Fujitsu, Lenovo, MSI, LG, Samsung, dan Toshiba.
Sekadar informasi, pada ajang Computex 2010 Taiwan lalu, sempat dipertunjukkan dua netbook Atom N550, yaitu Acer Aspire One D255 dan Asus Eee PC 1015N.

AMD Phenom II X6 1090T

Posted by komputerterbaru under Hardware September 19, 2010
AMD Phenom II X6 1090T Processor Sejak era Phenom generasi pertama, AMD memulai tren baru. Mereka menawarkan prosesor berinti lebih banyak ketimbang saingannya pada satu titik harga pasar. Pendekatan pasar yang cukup efektif ini sepertinya membuat AMD “ketagihan”. Ketika prosesor hexa-core milik Intel diluncurkan, kita tahu bahwa pilihan alternatif dari AMD juga akan segera keluar. Tentunya produk AMD ini akan lebih murah dibandingkan produk Intel, mengingat track-record AMD sebelumnya.
AMD Phenom II X6 diluncurkan untuk menjawab permintaan pasar dan fansnya. Kemunculan ini sekaligus memanaskan kembali persaingan dengan rivalnya yang sudah terlebih dahulu meluncurkan prosesor berinti enam. Bersamaan dengan peluncuran perdana dua varian Phenom II X6 (1055T dan 1090T), AMD juga mengenalkan chipset baru yakni 890GX/FX untuk menemani Phenom II X6 ini. Kombinasi antara Phenom II X6, 890GX/FX serta Radeon HD seri 5000 menghasilkan platform baru yang disebut “Leo”.
Walaupun Phenom II X6 1090T memiliki jumlah inti sebanyak enam buah, teknologi yang digunakan pada inti prosesornya tersebut tidak banyak berbeda dengan keluarga Phenom II sebelumnya. Pasalnya, chip ini masih menggunakan arsitektur yang sama. Jadi pada dasarnya, AMD hanya memampatkan enam buah inti tersebut ke dalam “cangkang” yang sama dengan Phenom II X4. Kesamaan teknologi ini juga termasuk TDP-nya yang sama dengan pemilik tahta tercepat Phenom II X4 (sebesar 125 W). Namun pemilik nama kode (code name) “Thuban” ini tetap hadir dengan sesuatu yang baru.
Salah satu teknologi ini antara lain adalah AMD TurboCore. Ini merupakan sebuah teknologi untuk meningkatkan kecepatan prosesor dalam kondisi tertentu yang ditanamkan ke dalam Phenom II X6. Teknologi ini mirip dengan Turbo Boost milik Intel, hanya saja implementasinya berbeda. AMD TurboCore ini bekerja saat tiga atau lebih inti prosesornya tidak digunakan. Ketika TurboCore ini aktif, inti prosesor yang aktif mendapatkan kecepatan ekstra sebesar hingga 500 MHz, sedangkan kecepatan inti prosesor lainnya yang idle diturunkan sampai 800 MHz. TurboCore ini bekerja secara otomatis asalkan syarat tersebut dipenuhi.
AMD Phenom II X6 1090T diposisikan oleh AMD untuk menggantikan Phenom II X4 965 yang sebelumnya merupakan prosesor tercepat milik AMD. Dengan kecepatan yang lebih rendah 200 MHz, berbekal dua inti ekstra serta TurboCore, Phenom II X6 1090T lebih unggul dari Phenom II X4, membuatnya tidak kehabisan amunisi ketika harus beraksi di lapangan. Sementara itu, spesifikasi teknis lainnya tidak berbeda, dengan 3 MB L2 cache (dengan ukuran inti/core sebesar 512 KB) dan 6 MB L3 Cache yang di-share ke enam intinya.
Tak lengkap rasanya jika tidak mencoba seberapa jauh kemampuan Phenom II X6 1090T untuk berjalan pada kecepatan di atas standar. Prosesor yang termasuk dalam varian Black Edition ini berhasil mencapai kecepatan 3,7 GHz (18,5×200 MHz) dari standarnya 3,2 GHz dengan pendingin bawaan tanpa menaikkan tegangan prosesor. Dalam melakukan overclock ini kami menonaktifkan TurboCore serta Cool N’ Quiet.

Kamis, 04 November 2010

Dendi Dipanggil Rield ke TIMNAS

Satu lagi pemain Arema Indonesia yang dipanggil pelatih Alfred Riedl untuk mengikuti pelatnas timnas Piala AFF 2010. Dendi Santoso dikabarkan menyusul empat rekannya dari Singo Edan yang berangkat ke timnas.
Dendi Santoso bersama Miroslav Janu
Dendi Santoso bersama Miroslav Janu usai pertandingan lawan Semen Padang. Dendi dikabarkan dipanggil Riedl ke pelatnas timnas Piala AFF 2010. (foto: Adi Kusumajaya)
Dendi Santoso dipanggil ke timnas untuk menggantikan Budi Sudarsono yang cedera dan diperkirakan belum pulih hingga kick off Piala AFF bulan Desember mendatang.
Selain Dendi, Riedl juga memanggil pemain baru di posisi bek, yakni Supardi (Sriwijaya FC) untuk menggantikan Ricardo Salampessy (Persipura).
“Budi dan Ricardo mengalami cedera cukup parah, dan kemunginkan besar tidak akan pulih saat Piala AFF dimulai. Karena itu, Riedl menggantikan kedua pemain itu dengan Dendi dan Supardi,” kata ketua Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif.
“Berdasarkan penilaian Riedl, performa Dendi dan Supardi bagus, dan dianggap tepat untuk menggantikan pemain yang cedera.” lanjutnya.
Dendi Santoso terakhir kali memperkuat timnas (U-23) di SEA Games 2009 Laos. Produk asli akademi Arema itu mencetak gol pertamanya di ISL musim ini saat Arema mengalahkan Semen Padang 3-1 hari Minggu lalu.
Dendi Santoso
Langkah Garuda: Dendi Santoso bakal menjadi pemain Arema keenam bila dipanggil Riedl ke timnas untuk Piala AFF 2010, Desember. (foto: Adi Kusumajaya)
Dendi yang musim lalu lebih sering dimainkan sebagai pemain pengganti, musim ini dipercaya Miroslav Janu untuk turun sejak menit awal. Selain Dendi, Arema juga mengirim Kurnia Meiga, Zulkifli, Beny Wahyudi, Ahmad Bustomi, dan Yongki Aribowo ke timnas.
Namun hingga berita ini ditulis, pihak Arema mengaku belum menerima surat resmi dari BTN terkait pemanggilan Dendi. Rencananya, seluruh pemain timnas akan berangkat ke pelatnas pada 4 Mei.
“Pastinya kita senang bila Dendi Santoso dipanggil ke timnas dan kita mendukung penuh untuk program timnas, tapi hari ini (kemarin) belum ada surat (dari BTN),” kata asisten pelatih Arema, Joko Susilo.

Foto Pertandingan : AREMA VS PELITA JAYA

Sekitar 24 ribu Aremania di Stadion Kanjuruhan menjadi saksi bagaimana Pierre Njanka dkk meraih kemenangan 1-0 sebagai laga penutup di tahun 2010 sebelum libur panjang kompetisi karena pelatnas Timnas untuk Piala AFF 2010.
Meski tidak disiarkan langsung televisi, rekan-rekan Aremania di luar Malang Raya masih bisa melihat aksi-aksi Ridhuan Muhamad dkk saat mengalahkan Pelita Jaya pada foto-foto pertandingan khas Ongisnade.
Lihat juga snapshot beberapa foto lainnya dari pertandingan Arema Indonesia vs Pelita Jaya di Twitter Ongisnade

Dukungan Aremania di Stadion Kanjuruhan

Starting lineup Arema saat lawan Pelita Jaya

Heading Pierre Njanka gagal menembus gawang Pelita Jaya

Inilah momen saat Esteban jatuh di kotak penalti, tackling Shiba mengenai bola sebelum Esteban terjatuh dan wasit menunjuk titik putih


Egi Melgiansyah dkk mempertanyakan keputusan wasit Najamudin yang memberi penalti untuk Arema

Kiper dan pemain-pemain Pelita Jaya tampak kecewa saat memprotes penalti Arema

Pemain-pemain Pelita Jaya “menepi” sebagai bentuk protes setelah wasit memberi penalti kontroversial untuk Arema

Eksekusi penalti Njanka yang menjadi satu-satunya gol saat Arema mengalahkan Pelita Jaya di Stadion Kanjuruhan

Ekspresi Pierre Njanka usai mencetak gol ke gawang Pelita

Ridhuan Muhamad menghindari tackling pemain Pelita, Abdul Rahman

Beny Wahyudi harus dihentikan oleh sejumlah pemain Pelita Jaya

Pencetak satu-satunya gol Arema ke gawang Pelita Jaya, Pierre Njanka, bersalaman dengan manajer Pelita Jaya

Pelatih Arema Miroslav Janu bertepuk tangan saat victory lap usai pertandingan Arema vs Pelita Jaya



http://www.ongisnade.net/2010/11/04/foto-pertandingan-arema-vs-pelita-jaya/#more-9027

Selasa, 02 November 2010

Target Menang Sebelum Libur Panjang

Target menang diusung Arema saat menjamu Pelita Jaya di Stadion Kanjuruhan, Rabu (3/11) sore yang merupakan pertandingan terakhir Singo Edan sebelum libur kompetisi sekitar dua bulan karena pelatnas timnas Piala AFF 2010.

Arema mematok target menang saat lawan Pelita Jaya sebelum libur kompetisi dua bulan karena pelatnas timnas Piala AFF 2010. (foto: Adi Kusumajaya)
Tiga pemain Arema yang absen hari Minggu lalu lawan Semen Padang sudah bisa dimainkan, yakni Zulkifli, Leonard Tupamahu, dan Noh Alam Shah. Sedangkan untuk kondisi Roman akan dilihat perkembangan terakhirnya pada latihan di Lapangan Lanud Abd. Saleh, Selasa (2/11) sore.
“Recovery kami normal, pelatih sudah mempersiapkan mental pemain untuk pertandingan besok. Lawan Pelita adalah pertandingan home terakhir kami sebelum libur kompetisi, jadi kita sudah mentiapkan mental pemain untuk tampil sebaik mungkin,” kata asisten pelatih Arema, Joko Susilo, pada konferensi pers usai technical meeting di kantor Arema, Selasa (2/11) siang.
“Tidak ada pemain yang terkena akumulasi kartu. Untuk kondisi Roman sudah membaik, tapi apakah sudah bisa dimainkan atau tidak kita lihat kondisinya pada latihan terakhir,”
“Kita sudah melihat permainan Pelita Jaya saat lawan Persema. Secara tim Pelita bagus, mereka hanya kurang beruntung saat lawan Persema. Hadirnya pelatih baru Pelita pasti menjadi tambahan motivasi mereka, seperti Persijap,”
“Kita akui permainan Arema sempat turun di babak kedua saat lawan Semen Padang dan hal itu sudah dievaluasi, kami harapkan hal itu tidak terulang lawan Pelita,”
Pertandingan Arema vs Pelita Jaya akan dipimpin oleh wasit Najamudin Aspiran (Balikpapan). Kick off 15.30 WIB tidak ada siaran langsung televisi.
http://www.ongisnade.net/2010/11/02/target-menang-sebelum-libur-panjang/#more-8968

Senin, 01 November 2010

Tecknology And Mucik'Z

Tecknology And Mucik'Z